Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

By | June 5, 2019

GtMetrix yakni salah tool online yang digunakan bagi menganalisa performa sebuah situs. GTMetrix mempunyai tujuh wilayah pengetesan, Vancouver Canada selaku wilayah default pengetesan.

GTMetrix menilai performa sebuah situs merujuk pada program mereka dan sebahagian berasal dari pustaka asli open source Google. Penilaian di GTMetrix merujuk pada PageSpeed and YSlow dan mempunyai 27 rekomendasi PageSpeed dan 18 rekomendasi YSlow. Dengan score F (0-100%) – A (0-100%).

Ada banyak cara yang dapat dilakukan bagi mengerjakan optimasi situs dengan WordPress, agar load speed semakin kecil. Tentu saja dengan load speed situs yang kecil, halaman situs akan lebih cepat dibuka dan pengunjung tak merasa bosan bagi berlama-lama mengunjungi situs kita.

Di artikel yang lalu, kami telah membahas optimasi ini mulai dari pemilihan themes, pemakaian plugin, opstimasi gambar hingga pemakaian versi php terbaru. Kali ini, kami akan menganalisa situs WordPress dari tool GTmetrix.com .

Kami akan memakai situs panduan.lutfi.web.id selaku sampel :

Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

Terlihat di Performance Scores situs panduan.lutfi.web.id mempunyai PageSpeed D (69%) YSlow Score (63%).

Dibagian Page Details Fully Loaded Time 16.7s , Total Page Size 3.33MB, dan Request 44.

Score ini masih terhitung belum bagus. Kami akan memperbaiki score situs panduan.lutfi.web.id

Di kedua bagian tersebut ada tanda panah mera kebawah dan keatas. Tanda panah ini menunjukan daya kerja situs Kamu relatif kepada situs lain yang dianalisa oleh GTmetrix pada 30 hari terakhir. Jikalau panah tersebut disorot akan memunculkan nilai rata-rata dimasing-masing bagian.

Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

Dengan score yang kurang bagus tersebut, kita diberi beberapa informasi dibagian mana yang membangun situs mempunyai score kurang bagus. Bagusnya kita pun diberi rekomendasi bagi memperbaikinya.

Tab PageSpeed

– Enable gzip compression

– Leverage browser caching

– Minify JavaScript

– Optimize images

– Defer Parsing of JavaScript

– Minify CSS

Tab YSlow

– Add Expires header

– Compress components with gzip

– Use a Content Delivery Network (CND)

– Mage fewer HTTP request

– Minify JavaScript and CSS

Beberapa rekomendasi diatas yang akan kita perbaiki agar score menjadi lebih bagus. Di situs WordPress kita disediakan banyak sekali plugin bagi menolong optimasi situs. Kita akan menggunakan beberapa plugin di situs ini bagi memperbaiki score di GTMetrix.

1. Install plugin W3 Total Cache

Dengan menginstall plugin ini, kita akan memperbaiki beberapa poin sekaligus. Gzip compression, Minify JavaScipt, Minify CSS, dan caching. Panduan instalasi dan konfigurasi dapat disimak di link dibawah ini:

Install plugin W3 Total Cache 

Selain memakai plugin, hakekatnya kita pun dapat memasang gzip compression dengan memasang script di .htaccess. Untuk Kamu yang lebih suka memakai cara-cara manual. Panduannya dapat disimak di link berikut ini:

Mengaktifkan gzip compression di WordPress

Perlu dipahami bersama, kalau memasang gzip compression secara manual, karenanya Minify Js, CSS, dan caching perlu dilakukan secara manual.

 

Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

Setelah ditest lagi performa situs panduan.lutfi.web.id telah semakin bagus. Tetapi di Load Time dan Total Page Size masih kurang. Kita akan coba menurunkan Load time dan Page Size nya.

2.  Dibagian rekomendasi “Optimize images” muncul sangat atas dan di Page Details page size 3.06MB. Dengan data ini kita dapat mengerjakan optimasi images di situs. Lalu images-images yang mana saja yang perlu dioptimasi ?

Cara melihatnya klik di Optimize images, lalu akan muncul gambar-gambar mana yang perlu dioptimasi.

Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

Cara compressnya lumayan gampang. Kita  dapat memakai tools online seperti highcompress.com, compressor.io , tinyj
pg.com atau silakan memilih tool lainya. Disini kami akan mencoba memakai tools highcompress.com .

  • Buka situs highcompress.com
  • Upload file image yang akan dikompress. Otomatis image akan di-compress
  • Unduh image hasil compress
  • Hapus image yang kini terpasang lalu upload ulang imagenya sesuai nama file sebelumnya dan sesuai lokasi postingan image sebelumnya.

Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

  • Apabila images yang direkomendasikan bagi dioptimasi yakni bawaan themes, silakan replace imagenya file manager cPanel hosting sesuai path images.

Setelah mengerjakan optimasi images tersebut, berikut hasil test ahir situs panduan.lutfi.web.id di GTMetrix.

Analisa Load Speed Website WordPress dari GTmetrix

 

Kesimpulan.

Beberapa kasus pengetesan performa situs di GTMetrix dapat berbeda-beda, sehingga cara optimasinya dapat berbeda. Tergantung kasus yang dihadapi. Tetapi secara umum, optimasi situs WordPress tak jauh-jauh dari yang telah dibahas diatas.

Hasil Load Time dan Page Size ahir diatas dapat dinamakan telah bagus, karena di home page situs panduan.lutfi.web.id memang banyak gambar yang ditampilkan. Bagi menekan Load Time dan Page Size, silakan Kamu coba menghilangkan atau mengecilkan thumbnail di home page websitenya.

Demikian panduan analisa load speed WordPress dengan GTmetrix, semoga bermanfaat.


Sumber https://www.rumahweb.com