Benchmark server sederhana dengan Bench.sh

By | September 18, 2020

Sebelumnya saya rutin menggunakan script benchmark dari FreeVPS untuk mengetahui besar bandwidth server dari berbagai lokasi di seluruh dunia, ini juga akan menampilkan apa spesifikasinya juga tes singkat kecepatan I/O harddisk. Tapi secara tidak sengaja saya melihat orang – orang mulai menggunakan script dari Bench.sh yang saya perhatikan selain perintahnya lebih mudah juga hasilnya lebih lengkap sedikit.

Anda tinggal mengeksekusi perintah berikut:

wget -qO- bench.sh | bash

Kalau lupa harus mengetikkan apa tinggal buka website bench.sh saja kok, itu ada halamannya yang cuma dicantumkan perintah diatas jadi bukan sekedar nama script shell Linux. 🙂 Cukup sederhana kan?

Nanti hasil pengujiannya akan seperti ini:

CPU model            : Intel(R) Xeon(R) CPU           X5650  @ 2.67GHz
Number of cores : 1
CPU frequency : 2666.935 MHz
Total amount of ram : 512 MB
Total amount of swap : 64 MB
System uptime : 15days, 3:41:11
----------------------------------------------------------------------
Node NameNode IP addressDownload Speed
CacheFly205.234.175.17576.8MB/s
Linode, Tokyo, JP106.187.96.1489.80MB/s
Linode, Singapore, SG139.162.23.411.4MB/s
Linode, London, UK176.58.107.397.84MB/s
Linode, Frankfurt, DE139.162.130.86.19MB/s
Linode, Fremont, CA50.116.14.940.1MB/s
Vultr, Dallas, TX108.61.224.17555.9MB/s
Vultr, Seattle, WA108.61.194.10550.0MB/s
Vultr, Los Angeles, CA108.61.219.20077.0MB/s
Vultr, Frankfurt, DE108.61.210.1177.14MB/s
Vultr, Tokyo, JP108.61.201.15116.7MB/s
Softlayer, Dallas, TX173.192.68.1857.4MB/s
Softlayer, Seattle, WA67.228.112.25051.9MB/s
Softlayer, Frankfurt, DE159.122.69.44.76MB/s
Softlayer, Singapore, SG119.81.28.17011.6MB/s
Softlayer, HongKong, CN119.81.130.17012.4MB/s
----------------------------------------------------------------------
I/O speed : 1073741824 bytes (1.1 GB) copied, 2.06775 s, 519 MB/s

Ini dari salah satu VPS (Virtual Private Server) saya di XVM Labs. Jadi dari hasil benchmarknya kita akan tahu apa jenis prosesor, berapa inti CPU yang bisa digunakan VPS kita, berapa frekuensi kecepatannya, besar memori yang ada dan juga swapnya, berapa lama server tersebut online. Sisanya adalah tes besar bandwidth dan kecepatan baca tulis HDD/SSD. Aslinya ada warna dalam hasilnya seperti kolom Node Name kuning, Node IP Address hijau, dan Download Speed berwarna merah.

Semoga bermanfaat. 🙂


Sumber https://servernesia.com