PostgreSQL atau Postgres ialah sebuah aplikasi managemen database relasional yang menggunakan bahasa query SQL. Database ini adalah sebuah alternatif populer untuk banyak project, bagus project kecil maupun besar. Karena pada PostgreSQL, tak ada batasan maksimum ukuran database dan sebuah tabel individu dapat menyimpan data table hingga 32 terabyte.
Di sini, kami akan memberikan panduan cara install PostgreSQL lewat repository Ubuntu 18.04 dan juga konfigurasi dan petunjuk mendasar PostgreSQL. Kami pun akan memberikan informasi mengenai apa saja kelebihan dan kekurangan menggunakan PostgreSQL di Ubuntu 18.04.
Cara Install PostgreSQL di Ubuntu 18.04
Berikut ini ialah panduan cara install PostgreSQL lewat repository Ubuntu 18.04.
1. Install PostgreSQL
Pertama-tama, yang perlu Kamu lakukan ialah meng-update server CentOS 7 menggunakan petunjuk berikut:
sudo apt-get update
Berikutnya, bagi proses instalasi PostgreSQL masukkan petunjuk berikut. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
sudo apt install postgresql postgresql-contrib
2. Jalankan PostgreSQL
Kemudian, jalankan PostgreSQL di server CentOS Kamu menggunakan petunjuk berikut:
sudo systemctl start postgresql
3. Aktifkan PostgreSQL
Setelah PostgreSQL berjalan di server Kamu, aktifkan PostgreSQL menggunakan petunjuk berikut.
sudo systemctl enable postgresql
4. Cek Versi PostgreSQL
Langkah yang terakhir ialah cek versi PostgreSQL yang telah terinstall di server. Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut.
psql --version
Konfigurasi dan Command Basic PostgreSQL
Setelah Kamu selesai menjalankan instalasi PostgreSQL, lakukan beberapa konfigurasi mendasar agar ketika pemakaian PostgreSQL di Ubuntu lebih gampang.
1. Cek Status PostgreSQL
Hal pertama-tama ketika Kamu menjalankan konfigurasi di PostgreSQL ialah pastikan PostgreSQL telah aktif di server Kamu. Bagi cek status PostgreSQL Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut:
service postgresql status
Karenanya Kamu akan memperoleh Output active (exited) seperti di gambar di bawah ini. Lalu, tekan q (quit) bagi keluar dari petunjuk status PostgreSQL.
2. Masuk PostgreSQL
Secara default, PostgreSQL membangun user postgres khusus yang mempunyai segala hak akses pada pemakaian PostgreSQL. postgres pun digunakan bagi masuk ke pada database PostgreSQL.
Bagi masuk ke pada postgres masukkan petunjuk berikut ke pada command line Kamu.
sudo su postgres
Kamu akan diarahkan ke pada akun postgres, seperti contoh di gambar di bawah ini.
Berikutnya, jalankan PostgreSQL Shell dengan menggunakan utilitas psql. Berikut ini perintahnya.
psql
Karenanya, Kamu akan masuk ke pada database PostgreSQL dengan menggunakan akun postgres. Seperti contoh di gambar di bawah ini.
Bagi melihat tabel yang terdapat di pada postgres Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut.
l
Karenanya tampilannya akan seperti di gambar di bawah ini. Command l akan menampilkan data tabel di postgres.
Bagi melihat user yang terdapat di PostgreSQL Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut.
du
Berikut ini ialah output dari petunjuk di atas. PostgreSQL menampilkan user yang terdapat di dalamnya.
Bagi keluar dari petunjuk du
tekan q bagi quit.
3. Merancang New Role
Setelah Kamu berhasil masuk ke pada postgres dan menjalankan beberapa percobaan petunjuk mendasar PostgreSQL, langkah berikutnya ialah membangun new role. Langkah ini berfungsi agar Kamu dapat masuk ke pada database PostgreSQL dengan menggunakan role Kamu sendiri.
Karena yang Kamu gunakan sekarang ini ialah role postgres yaitu role default PostgreSQL. Bila Kamu telah masuk menggunakan akun postgres, Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut:
createuser --interactive
Output dari petunjuk di atas, Kamu akan memperoleh permintaan bagi memasukan nama role Kamu dan petunjuk bagi memberikan akses superuser. Kami sarankan tekan Y bagi permintaan superuser agar role yang Kamu bikin dapat mengakses segala database di PostgreSQL. Contoh seperti di gambar di bawah ini.
Bagi memastikan role baru telah berhasil dibangun, Kamu dapat cek menggunakan petunjuk berikut:
du
4. Merancang Database Baru
Di panduan ini Kamu akan membangun database di role postgres. Bagi membangun database di postgres masukkan petunjuk berikut:
createdb nama_role
Bagi memastikan penyusunan database Kamu berhasil, masukkan petunjuk berikut. Command ini digunakan bagi melihat hasil penambahan database baru di role postgres.
l
Bagi berpindah database Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut:
c nama_database
5. Membuka Prompt Postgres dengan New Role
Bagi dapat masuk menggunakan nama role yang Kamu bikin sebelumnya, yang perlu Kamu lakukan ialah mempunyai nama pengguna Ubuntu yang sama dengan nama role yang telah dibangun.
Bila Kamu tak mempunyai nama pengguna Ubuntu yang cocok dengan role yang Kamu bikin, Kamu dapat membuatnya dengan menggunakan petunjuk adduser.
Bagi menjalankan petunjuk ini Kamu mesti membangun user di akun root dengan hak istimewa sudo (tak login selaku pengguna postgres). Berikut ini petunjuk bagi menambahkan nama pengguna baru di Ubuntu.
sudo adduser nama_pengguna_Anda
Output dari petunjuk di atas, Kamu akan memperoleh permintaan bagi memasukkan kata sandi pengguna baru Kamu. Gunakan kata sandi yang kuat dengan menggunakan perpaduan angka dan huruf. Lalu, tekan ENTER bagi menerima informasi penambahan pengguna baru.
Setelah selesai membangun akun pengguna baru, Kamu dapat login dan masuk ke database menggunakan nama pengguna yang Kamu bikin. Berikut perintahnya.
sudo -i -u nama_pengguna_Anda
Berikutnya bagi masuk ke database yang telah Kamu bikin sebelumnya, Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut.
psql
6. Merancang Tabel
Di panduan ini kami akan memberikan contoh penyusunan tabel yang menggambarkan beberapa peralatan bermain. Basic dari sintaks petunjuk ialah selaku berikut:
CREATE TABLE table_name (
column_name1 col_type (field_length) column_constraints,
column_name2 col_type (field_length),
column_name3 col_type (field_length)
);
Seperti yang Kamu lihat, perintah-perintah ini memberi nama tabel, menentukan kolom serta jenis kolom, dan panjang maksimal dari data yang dimasukkan. Kamu pun dapat menambahkan batasan tabel bagi setiap kolom. Berikut ini contoh sintaks penambahan tabel:
CREATE TABLE playground (
equip_id serial PRIMARY KEY,
type varchar (50) NOT NULL,
color varchar (25) NOT NULL,
location varchar(25) check (location in ('north', 'south', 'west', 'east', 'northeast', 'southeast', 'southwest', 'northwest')),
install_date date
);
Gunakan petunjuk berikut, bagi melihat hasil penambahan tabel:
d
7. Menambahkan dan Menghapus Data pada Tabel
Setelah Kamu mempunyai tabel, Kamu dapat memasukkan beberapa data ke dalamnya. Di panduan ini Kamu akan menambahkan holahop dan bola bekel dengan memanggil tabel yang ingin ditambahkan. Berikut ini petunjuk bagi menambahkan data pada tabel.
dapit=# INSERT INTO playground (type, color, location, install_date) VALUES ('holahop', 'blue', 'south', '2020-01-19');
dapit=# INSERT INTO playground (type, color, location, install_date) VALUES ('Bola bekel', 'yellow', 'northwest', '2020-01-18');
Bagi melihat hasil penambahan data di tabel playground, gunakan petunjuk berikut. Ganti petunjuk playground dengan nama tabel yang Kamu bikin.
SELECT * FROM playground;
Bagi menghapus tabel Kamu dapat menggunakan petunjuk berikut. Ganti petunjuk holahop dengan nama kolom tabel yang Kamu bikin.
DELETE FROM playground WHERE type = 'holahop';
8. Memperbarui Data pada Tabel
Pada panduan ini Kamu akan mengubah kolom bola bekel. Bagianyang akan diubah ialah kolom color, yaitu menguubah warna yang tadinya yellow menjadi blue. Command ini akan betul-betul bermanfaat bagi Kamu yang telah mengalami kesalahan pada input data. Berikut ini perintahnya:
UPDATE playground SET color = 'blue' WHERE type = 'Bola bekel';
Kelebihan PostgreSQL
Disini kami akan menolong Kamu bagi memilih aplikasi database PostgreSQL, disini akan dibahas lebih lanjut mengenai kelebihan PostgreSQL :
- Aplikasi basis data open source: sourcecode terdapat secara bebas. Tak ada konsep “demo version” atau “dual licensing“. Kamu akan memperoleh semuanya free dan tetap menggunakan versi standar PostgreSQL.
- Dirancang bagi high volume environment: PostgreSQL menggunakan strategi penyimpanan data beberapa baris menggunakan MVCC sehingga membangun database ini cepat dan responsif.
- Extensible: sourcecode PostgreSQL terdapat secara bebas, Apabila Kamu ingin memaksimalkan atau memperluas PostgreSQL Kamu dapat melakukannya dengan gampang karena tanpa ada biaya tambahan. Jadi Kamu dapat menjalankan modifikasi, dan mengimplementasikannya sesuai dengan keperluan bisnis Kamu.
- Diversified Extension Functions: mendukung berjenis-jenis teknik functions seperti DBlink, Key-Value storage, dan PostGIS bagi penyimpanan data geografis.
- Teknik Diverse indexing: PostgreSQL menyediakan berjenis-jenis jenis teknik indexing seperti B+ tree index, generalized search tree, dan generalized inverted index.
- PostgreSQL pun dapat menjalankan situs blog dan program web yang dinamis.
Kekurangan PostgreSQL
Bagi menolong Kamu pada memilih dan memutuskan aplikasi database PostgreSQL, disini akan dibahas lebih lanjut mengenai kekurangan PostgreSQL :
- Kurangnya guna built-in di PostgreSQL sehingga membuatnya kurang unggul di kalangan database lainnya.
- PostgreSQL hanya dapat menjalankan add kolom, update kolom dan update nama tabel.
- PostgreSQL masih lumayan lambat dibandingi dengan MySQL karena proses membaca data yang masih lama dibandingi dengan MySQL.
- Karena kurang populer dan performanya lebih rendah dari MySQL, sehingga sulit apabila Kamu ingin mencari penyedia layanan hosting yang menggunakan PostgreSQL.
Kesimpulan
PostgreSQL adalah sebuah sebuah aplikasi basis data open source yang mempunyai guna utama bagi menyimpan data dengan aman. Selain itu, PostgreSQL pun memungkinkan Kamu menjalankan pengambilan data atas permintaan program aplikasi lain.
Demikian panduan kali ini dari kami. Semoga artikel ini dapat menolong Kamu memahami cara menginstall dan menjalankan konfigurasi PostgreSQL.
Bila Kamu masih ada pertanyaan, jangan sungkan bagi meninggalkan komentar di bawah. Jangan lupa pun subscribe bagi memperoleh informasi VPS dan WordPress dari kami.
Sumber https://niagahoster.co.id/