Cara memilih Software HRIS untuk Divisi HR

By | December 27, 2018

Tampaknya di era digital hampir segala perusahaan menggunakan sistem bagi menyederhanakan beraneka profesi dan manfaat setiap divisi agar lebih efisien dan tepat sasaran. Terutama, pada pengaturan sumber daya manusia (SDM) atau lebih tepatnya kewajiban dari HR (Human Resource) yang bertanggung jawab pada kesejahteraan karyawan.

Cara memilih Software HRIS untuk Divisi HR

Untungnya, dikala ini telah lumayan gampang dijumpai HRIS Software Indonesia yang dapat menolong meringankan kewajiban dari HR dengan beraneka macam alternatif fitur dan modul yang disediakan. Pastinya, Sahabat selaku HR mesti dapat menyeleksi mana sistem HRIS (Human Resources Information System) yang tepat dan terbaik untuk peningkatan produktivitas perusahaan. Nah, mari kita simak cara memilih sistem HRIS bagi divisi HR berikut:

1. Biaya yang dikeluarkan

Pada perusahaan, biaya yang dikeluarkan bagi sistem HRIS adalah biaya investasi yang menjadi pertimbangan urgen apalagi bagi perusahaan dengan keuangan terbatas. Bagi itu, HR dapat mencoba menggunakan sistem HRIS tahap trial atau free. Dengan demikian itu, Sahabat dapat mengetahui bagaimana sistem itu bekerja bagi keperluan perusahaan Sahabat. Pada tahap trial, Sahabat dapat mengukur berapa biaya yang mesti dikeluarkan bila menggunakan sistem tersebut dan dapat mengajukan anggaran ke perusahaan setelah mengetahui informasi komplit mengenai sistem tersebut. Umumnya, dalam kurun waktu lama uji coba sistem HRIS, Sahabat tak akan dipungut biaya apa pun alias tidak dipungut bayaran.

2. Fitur yang dibutuhkan

Pada memilih bermacam-macam sistem HRIS yang tak boleh dilupakan yakni fitur yang dibutuhkan atau manfaat utama memilih dan memakai sistem tersebut. Seandainya membeli dengan HRIS yang mahal namun fiturnya tak terlalu dibutuhkan pastinya akan merugikan perusahaan Sahabat. Karenanya dari itu, Sahabat perlu memikirkan sistem HRIS mana yang benar – benar yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh perusahaan Sahabat sehingga Sahabat mendapat fitur yang Sahabat butuhkan dan anggaran Sahabat tak bertambah banyak.

3. Kemampuan integrasi data

Selain faktor biaya, yang mesti diperhatikan pada menggunakan sistem HRIS yakni kemampuan sistem tersebut pada integrasi data. Kemampuan integrasi beraneka macam data dan menyajikan hasil ahir atau report yang siap gunakan pastinya lebih menguntungkan karena dibandingi dengan sistem yang hanya menghasilkan data yang masih perlu diolah lagi. Pastinya merepotkan dan tak efisien karena HR pun mesti menjalankan beraneka perhitungan seperti perhitungan gaji, yang di dalamnya terdapat tunjangan – tunjangan, PPh 21, uang lembur yang perlu diolah menjadi data ahir yang siap dieksekusi oleh HR atau karyawan.

4. Efiesien dan nilai tambah

Seandainya Sahabat berpikiran bahwa sistem HRIS yang on-premise (dikerjakan sesuai permintaan perusahaan) adalah sistem yang lebih bagus dari program dengan cloud, karenanya Sahabat salah besar karena bila Sahabat menggunakan sistem on-premise karenanya akan terasa kurang fleksibel ketika perusahaan menghadapi perubahan seperti peraturan pemerintah atau kebijakan yang tak segera dipakai oleh perusahaan sendiri di sistem.

Pastinya Sahabat mesti mengeluarkan biaya yang banyak karena mesti menanggung biaya maintenance secara rutin dan bila ingin menambah fitur mesti membayar lagi. Berbeda halnya bila Sahabat menggunakan program dengan cloud yang dapat menghemat biaya dan keamanan aplikasi lebih tinggi bagi menyimpan banyak data.

Oleh karena itu, karenanya perlu sistem HRIS yang fitur komplit seperti LinovHR yang dapat menjadi sistem HRIS andalan Sahabat sehingga profesi tim HR akan betul-betul terbantu dengan gampang, efisien dan cepat. Hubungi kami bagi uji coba LinovHR tidak dipungut bayaran, https://www.linovhr.com/contact/


Sumber https://idnetter.com