Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

By | July 28, 2019

Kamu mungkin belum tahu bahwa WordPress sebetulnya mempunyai tools command line yang bernama WP-CLI. Tool ini mampu mempermudah pengaturan di WordPress. Pun dapat mengubah beberapa pengaturan melebihi user admin di WordPress. Apa itu WP-CLI,  bagaimana cara install dan cara menggunakan WP-CLI?

Di artikel ini saya akan membahas mengenai apa WP-CLI, cara install WP-CLI, dan tentu saja cara menggunakan WP-CLI secara komplit. 

Apa Itu WP-CLI?

WP-CLI ialah sebuah tool atau program yang memungkinkan bagi mengelola dan mengatur WordPress menggunakan command line (baris petunjuk). Kamu dapat mengerjakan banyak hal via tool ini, seperti mengerjakan upgrade, membangun backup, menerbitkan post atau artikel. Pun pengaturan yang hanya dapat dilakukan oleh admin memungkinkan dilakukan menggunakan WP-CLI.

Jadi Kamu dapat mengelola blog Kamu sendiri via perintah-perintah tanpa mesti login ke interface dashboard. Terkadang cara ini lebih cepat diperbandingkan dengan pengaturan via dashboard WordPress. 

Selain itu, perintah-perintah yang tak didukung di tampilan interface WordPress dapat dilakukan menggunakan WP-CLI. Contohnya saja menulis command script yang lebih efisien. Jadi WP-CLI mempunyai hak akses yang bahkan lebih luar dari user admin.

Kelebihan lain dari WP-CLI ialah mempersingkat waktu instalasi, proses konfigurasi, dan lebih gampang jikalau ingin mengerjakan maintenance. Kamu pun tak perlu login satu per satu ke setiap situs bagi mengerjakan beberapa pengaturan. Jadi WP-CLI akan mempermudah Kamu pada mengelola beberapa situs WordPress.

Menariknya, petunjuk WP-CLI dapat dijalankan secara otomatis sehingga Kamu tak perlu menjalankan petunjuk secara manual bagi mengerjakan kewajiban yang sama.

Cara Install WP-CLI di Linux

Setelah mengetahui sedikit apa itu WP-CLI, ada baiknya seketika mencoba menggunakannya.  Di contoh ini saya menggunakan bahan lokal. Selain bahan lokal, panduan ini pun dapat Kamu gunakan jikalau menggunakan Virtual Private Server (VPS).

Untuk yang telah mempunyai layanan web hosting atau WordPress hosting, Kamu dapat seketika mengakses WordPress via SSH bagi menggunakan WP-CLI.

Baca pun: Manajemen Proses Linux dengan Command Line

Kalau Kamu menggunakan aplikasi operasi Linux, cara install WP-CLI lumayan gampang.

Langkah 1. Unduh File ‘wp-cli.phar’.

Silakan unduh terlebih dahulu file ‘wp-cli.phar’ menggunakan petunjuk Curl. File ini pun adalah executable-file yang dapat menjalankan WP-CLI di pada folder instalasi WordPress.

$ sudo curl -O https://raw.githubusercontent.com/wp-cli/builds/gh-pages/phar/wp-cli.phar
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Langkah 2. Cek File ‘wp-cli.phar’.

Lakukan pengecekan apakah file ‘wp-clip.phar’ telah terunduh dengan bagus menggunakan petunjuk PHP dengan opsi –informasi. Command ini akan menampilkan informasi aplikasi operasi yang digunakan, versi PHP, dan beberapa informasi terkait dengan WP-CLI lainnya.

$ sudo php wp-cli.phar –informasi
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Langkah 3. Atur Hak Akses dan Rename File ‘wp-cli.char’.

Supaya file ‘wp-cli.char’ dapat dieksekusi dan gampang bagi dijalankan, hal yang perlu Kamu lakukan ialah mengubah hak aksesnya menggunakan petunjuk chmod dan mengubah nama file menjadi lebih singkat. 

Di contoh di bawah ini, file ‘wp-cli.char’ diubah menjadi ‘wp’ sehingga ketika Kamu ingin menjalankannya tinggal mengetikkan petunjuk ‘wp’ saja tanpa panjang mengetik ‘wp-cli.phar’.

Ubah hak akses file ‘wp-cli.phar’ menjadi executable.

$ sudo chmod +x wp-cli.phar

Kemudian rename file ‘wp-cli.phar’ menjadi ‘wp’ dan pindah ke folder instalasi WordPress.

$ sudo mv wp-cli.phar /usr/local/bin/wp
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Langkah 4.  Cek Status WP-CLI.

Lakukan pengecekan apakah instalasi WP-CLI berhasil atau tak. Silakan arahkan session ke pada folder instalasi WordPress. Kemudian jalankan petunjuk “$ wp core version” bagi mengecek versi WordPress menggunakan WP-CLI.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kalau Kamu belum mempunyai instalasi WordPress aktif, unduh terlebih dahulu file instalasi WordPress dan pindahkan ke folder penyimpanan web server (folder http). Atau, jikalau Kamu menggunakan web hosting, pindahkan ke pada folder root domain, biasanya di public_html.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kalau Kamu melihat pesan error yang mengatakan ‘berjalan menggunakan user root’, tambahkan opsi ‘–allow-root’ ke pada petunjuk WP-CLI, seperti di bawah ini:

$ wp core version –allow-root

Cara Install WP-CLI di Windows

Proses install WP-CLI di Windows sedikit lebih panjang. Hal ini dikarenakan PHP terkadang tak terdapat secara default sehingga Kamu perlu menginstallnya terlebih dahulu. Kamu dapat menginstall PHP secara manual, tapi ada cara yang lebih gampang, yaitu menggunakan bahan lunak local development server semacam XAMPP atau MAMP. Di  kedua bahan lunak tersebut secara otomatis telah terinstall PHP selaku bagian dari proses instalasinya.

Kalau PHP telah terinstall di pada aplikasi operasi, Kamu perlu mencari di mana file PHP executable dan membuatnya dapat diakses secara global (Kamu dapat membaca panduan lengkapnya di PHP manual)

Kalau Kamu telah menginstall PHP dan berjalan dengan bagus, unduh file ‘wp-cli.phar’ secara manual dan simpan ke pada folder, contohnya “c:wp-cli”. Supaya Kamu dapat menjalankan WP-CLI hanya dengan menggunakan petunjuk ‘wp’ seperti di Linux, bikin file batch dengan nama wp.bat di folder yang sama dengan file ‘wp-cli.phar’.

Kemudian tambahkan beberapa baris di bawah ini ke pada file batch.

@ECHO OFFphp “c:/wp-cli/wp-cli.phar” %*

Terakhir, tambahkan “c:wp-cli” ke pada file global.

setx path “%path%;c:wp-cli”

Kalau berhasil, petunjuk WP-CLI seharusnya telah ada pada command prompt.

Hakekatnya, ada cara yang lebih gampang bagi install WP-CLI di Windows, yaitu dengan menggunakan bahan lunak DesktopServer. Sayangnya untuk Kamu yang belum berlangganan bahan lunak ini mesti membayar karena fitur WP-CLI hanya terdapat bagi premium user saja.

Namun jikalau Kamu telah mempunyai akses dan berlangganan DesktopServer, saya menyarankan bagi menggunakan menggunakan cara ini bagi install WP-CLI di Windows.

Cara Menggunakan WP-CLI

Kamu telah sering menggunakan command prompt di Windows atau Terminal di Linux? Kalau telah, WP-CLI mungkin akan sedikit terlihat gampang untuk Kamu.

Command di WP-CLI telah saling terintegrasi. Jadi Kamu dapat menyusun beragam petunjuk di pada WP-CLI sehingga digunakan bagi menginstall beragam macam plugin bagi mendukung kerja WP-CLI.

Di bawah ini akan membahas beragam macam cara menggunakan petunjuk WP-CLI dan contoh penggunaannya bagi menginstall WordPress dan pun plugin maupun tema yang terdapat di dalamnya.

Baca pun: Langkah Mudah Membuat Website Company Profile

Kumpulan Command Mendasar di WP-CLI

Ada beragam petunjuk basic yang perlu Kamu ketahui sebelum menggunakan lebih jauh WP-CLI, di antaranya ‘wp-info’, ‘’wp-help’, dan penggunaanya dasarnya.

Command ‘wp –informasi’ akan memunculkan informasi versi WP-CLI yang Kamu gunakan.

wp –informasi

Command di atas akan memberikan output seperti di bawah ini.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kalau Kamu ingin melihat daftar dokumentasi atau beragam macam petunjuk yang terdapat di pada WP-CLI dapat menggunakan petunjuk ‘wp-help’.

wp help

Command ‘wp help’ akan memunculkan output seperti di bawah ini.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kamu dapat keluar dari halaman ‘help’ dengan menggunakan petunjuk ‘Q’ atau ‘ctrl+c’ di keyboard.

Selain petunjuk utama, di pada WP-CLI terdapat sub-perintah yang dapat ditambahkan setelah petunjuk utama. Sub-perintah ini digunakan bagi menspesifikasikan petunjuk lebih detail lagi. Misalnya saja ketika Kamu ingin memperoleh dokumentasi dari petunjuk ‘wp comment count’ karenanya petunjuk yang Kamu gunakan ialah ‘wp help comment count’.

wp help comment count

Command di atas akan memunculkan informasi pemakaian dari petunjuk ‘comment count’ seperti output di bawah ini.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Cara Menggunakan WP-CLI bagi Menginstall WordPress

Selain bagi mengelola WordPress, WP-CLI pun dapat menginstall WordPress itu sendiri. Proses instalasinya lumayan gampang. Kamu hanya tinggal mengakses database server dan mengunduh core WordPress bagi proses instalasi.

Cara menggunakan WP-CLI bagi menginstall WordPress ini hanya dapat dilakukan bagi bahan lokal dan VPS.

Langkah 1. Login ke MySQL Server

Pertama-tama Kamu mesti login ke pada database MySQL terlebih dahulu. Kalau Kamu belum mempunyai atau mengetahui username dan password database, silakan masuk ke “cPanel » MySQL Databases” bagi melihat user dan database yang terdapat.

mysql -u username_and -p

Baca pun: Pengertian MySql, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Langkah 2. Merancang Database WordPress

Setelah masuk ke database MySQL, bikin database terlebih dahulu. Di contoh petunjuk di bawah ini database diberi nama ‘wordpress’.

create database wordpress;

Langkah 3. Merancang User MySQL Server

Langkah berikutnya ialah memberikan akses user bagi mengakses database ‘wordpress’ menggunakan petunjuk GRANT.

grant all on wordpress.* to ‘username_anda’ identified by ‘password_anda’;

Logout dari MySQL server dan lanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 4. Unduh Instalasi WordPress

Kalau telah selesai membangun database dan memberikan akses ke dalamnya, langkah berikutnya ialah mengunduh instalasi WordPress dan mengeksekusinya.

Pastikan dikala Kamu menjalankan petunjuk ini di pada direktori WordPress yang dikehendaki, misalnya di pada folder public_html.

wp core unduh
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Langkah 5. Atur Informasi dan Database WordPress

Setelah proses pengunduhan selesai, akses halaman instalasi WordPress menggunakan browser. Di tahap ini diminta bagi mengisi beberapa informasi yang berhubungan dengan username dan password database bagi WordPress.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Isi seluruh informasi sesuai dengan di dikala membangun database di awal tadi.

Selain menggunakan browser, Kamu pun dapat menggunakan WP-CLI bagi mengisi beberapa informasi di atas. Caranya dengan petunjuk seperti di bawah ini.

wp core config –dbname=wordpress –dbuser=user –dbpass=password –dbhost=localhost –dbprefix=wp_
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Keterangan:

  • dbname, Nama database WordPress di MySQL.
  • dbuser, Username MySQL yang telah dibangun di awal.
  • dbpass, Password MySQL yang telah dibangun di awal.
  • dbhost, Tempat tinggal hostname server database.
  • dbprefix, Tabel prefix bagi database WordPress di MySQL.

Kalau petunjuk di atas dijalankan, WordPress akan membangun file konfigurasi dengan nama ‘wp-config.php’.

Langkah 6.  Memasukkan Informasi Laman

Langkah berikutnya ialah memberikan beberapa informasi yang berhubungan dengan situs, seperti judul, username dan password bagi login, dan email.

Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kalau menggunakan WP-CLI, Kamu dapat menggunakan petunjuk seperti di bawah ini.

wp core install –url=”domainand.com”  –title=”Judul Laman” –admin_user=”admin_username” –admin_password=”admin_password” –admin_email=”alamatemail@email.com”
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Hingga di sini Kamu telah berhasil menginstall WordPress menggunakan WP-CLI. Berikutnya ialah membahas cara menggunakan WP-CLI bagi menginstall tema dan pun plugin di WordPress.

Cara Menggunakan WP-CLI bagi Menginstall Tema di WordPress

Kamu dapat menggunakan WP-CLI bagi mengelola tema yang terdapat di WordPress. Misalnya saja bagi melihat tema yang terdapat, menginstall, dan pun menghapusnya.

Contohnya ketika Kamu ingin melihat daftar tema yang terdapat menggunakan petunjuk ‘wp theme list’.

wp theme list
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kemudian jikalau Kamu ingin mengaktifkan tema yang terdapat di pada WordPress lumayan dengan menjalankan petunjuk ‘wp theme activate nama_tema’.

wp theme activate twentysixteen
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

‘Twenty Sixteen’ adalah nama tema default yang biasanya ada di WordPress.

Pun WP-CLI dapat Kamu gunakan bagi menginstall tema baru bagi WordPres. Misalnya saja ketika Kamu ingin mencari tema yang mendukung pemakaian Bootstrap menggunakan petunjuk seperti di bawah ini.

wp theme search bootstrap
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kamu akan diberikan informasi seperti nama dan rating tema yang terdapat.

Kalau ingin menginstall dan mengaktifkan tema tersebut, Kamu dapat seketika menggunakan petunjuk seperti di bawah ini.

wp theme install bootstrap-beauty –activate
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Command di atas akan menginstall tema Bootstrap Beauty dan seketika mengaktifkannya.

Cara Menggunakan WP-CLI bagi Install Plugin

Kamu dapat menginstall dan mengaktifkan plugin dengan seketika menyebutkan nama plugin yang terdapat. Perintahnya seperti contoh berikut ini.

Bagi menginstall gunakan opsi ‘plugin install’ kemudian masukkan nama plugin setelahnya.

wp plugin install nama_plugin

Bagi mengaktifkan plugin, gunakan opsi ‘plugin activate’ kemudian masukkan nama plugin di belakangnya.

wp plugin activate nama_plugin

Selaku contoh, berikut ini cara menginstall WP Doctor dan pun WP Profile di WordPress menggunakan WP-CLI.

Proses Instalasi dan Cara Menggunakan WP Doctor

WP Doktor adalah tools yang dikembangkan bagi mengecek masalah yang terjadi di situs yang menggunakan WordPress. Masalah yang terjadi misalnya hanya muncul layar putih, gagal mengerjakan pembaruan (update), kegagalan mengunggah file (upload), dan sejenisnya. Kalau ingin menggunakan tool ini, Kamu mesti menginstall terlebih dahulu.

Cara menggunakan WP-CLI bagi instalasi tema ini lumayan gampang. Kamu dapat menggunakan petunjuk seperti di bawah ini.

wp package install git@github.com:wp-cli/doctor-command.git
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Setelah selesai menginstall plugin WP Doctor, Kamu dapat seketika menggunakan petunjuk ‘wp doctor’.

Baca pun: Git Tutorial Dasar)

Kalau ingin melihat apa saja opsi yang terdapat, Kamu dapat menggunakan petunjuk ‘wp doctor –help’ seperti ketika menggunakan perintah Linux via terminal.

wp doctor –help
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Kemudian jikalau Kamu ingin mengerjakan pengecekan menggunakan WP Doctor dapat menggunakan petunjuk ‘wp doctor check –all’. Command ini akan mengecek secara menyeluruh kepada situs WordPress.

wp doctor check –all
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Keterangan masing-masing pengecekan dapat dilihat di tabel di bawah ini.

core-verify-checksums  Memverifikasi apakah WordPress telah sesuai dengan checksumnya –identitas dari sebuah file.
file-eval  Mengecek apakah WordPress mengandung kode  eval(.*base64_decode(.* yang mengindikasikan kode berbahaya.
cache-flush Mendeteksi banyaknya kode wp_cache_flush() yang muncul.
autoload-options-size Mengecek pengaturan autoload yang melebihi normal (900kb).
constant-savequeries-falsy Mengecek apakah manfaat SAVEQUERY telah sesuai dengan pengaturan normal atau belum.
constant-wp-debug-falsy Mengecek apakah ‘wp debug’ pada kondisi aktifk atau tak dengan mengecek manfaat WP_DEBUG.
core-update  Mengecek apakah WordPress telah pada kondisi terbaru. Error akan muncul jikalau ada pembaruan major tetapi WordPress belum diperbarui.
cron-count Mengecek adanya cron job. Error akan muncul jikalau di pada WordPress terdapat cron job lebih dari 50.
cron-duplicates Mengecek adanya cron job yang mempunyai manfaat yang sama. Error akan muncul jikalau terdapat lebih dari 10 cron job yang sama.
option-blog-public  Mengecek situs WordPress pada status publish dengan mengecek nilai di opsi ‘blog_public’.
plugin-active-count  Mengecek jumlah plugin yang aktif. Pengecekan ini akan memunculkan error jikalau terdapat lebih dari 80 plugin yang aktif.
plugin-deactivated  Mengecek plugin yang tak aktif. Muncul pesan warning jikalau terdapat 40% plugin yang tak aktif.
plugin-update Mengecek ketersediaan versi plugin terbaru. Memunculkan pesan warning jikalau terdapat plugin yang belum diperbarui ke versi terbaru.
theme-update  Mengecek ketersediaan versi tema terbaru. Memunculkan pesan warning jikalau terdapat tema yang belum diperbarui.
php-in-upload  Mengecek apakah ada ada file PHP di pada folder Uploads.
language-update  Mengecek ketersediaan versi bahasa yang baru.

Menjalankan Salah Satu Opsi  WP Doctor

Kalau ingin mengerjakan beberapa pengecekan saja, Kamu dapat mengganti opsi –all dengan jenis pengecekan yang ingin dilakukan. Misalnya saja ketika ingin mengecek ‘autoload-options-size’ dan ‘core-verify-checksums’, Kamu dapat menggunakan petunjuk seperti di bawah ini.

wp doctor check autoload-options-size core-verify-checksums
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Proses Instalasi dan Cara Menggunakan WP Profile

Laman Kamu terasa lambat? Kamu dapat mengeceknya menggunakan WP-CLI dengan bantuan plugin WP Profile. WP Plugin bermanfaat bagi mengerjakan pengecekan penyebab situs Kamu terasa lambat dimuat.

WP Profile mengerjakan pengecekan situs dengan memisahkan proses loading menjadi beberapa bagian dan mengerjakan pengecekan masing-masing bagian. Plugin ini memberikan informasi mengenai lokasi, callbacks, dan waktu unduh.

Supaya dapat menggunakan plugin ini tentu saja perlu mengerjakan proses instalasi terlebih dahulu. Cara menggunakan WP-CLI bagi menginstall plugin WP Profile sama seperti plugin di umumnya. Namun lokasi yang digunakan ialah folder ‘root’ dari situs yang aktif.

wp package install wp-cli/profile-command
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Setelah plugin terinstall dengan bagus, Kamu dapat seketika menggunakannya dengan petunjuk ‘wp profile’. Contohnya ketika Kamu ingin melihat beberapa opsi yang terdapat, Kamu dapat menggunakan petunjuk seperti di bawah ini.

wp-profile –help
Cara Menggunakan WP-CLI dan Proses Instalasinya

Penutup

WP-CLI adalah tools serbaguna yang mempermudah pengelolaan situs WordPress. Tool ini dapat Kamu gunakan bagi, mengubah dan menambahkan tema maupun plugin, mengatur cron job, bahkan pun dapat menginstall WordPress dari awal.

Tak hanya itu, Kamu pun dapat mengubah beragam macam script seketika menggunakan tools ini. Jadi jikalau menggunakan WP-CLI Kamu mempunyai hak akses yang bahkan melebihi user admin di WordPress.

Pengaturan menggunakan WP-CLI mempunyai kelebihan lebih cepat dan gampang jikalau Kamu telah menguasai beberapa petunjuk dasarnya. Kamu tak perlu login ke pada dashbaord yang terkadang membutuhkan waktu yang lama dan mengunduh tampilan yang lumayan besar. Kalau menggunakan WP-CLI, Kamu dapat mengubah pengaturan hanya menggunakan Terminal atau command prompt.

Semoga artikel cara menggunakan WP-CLI ini bermanfaat bagi Kamu. Kamu mungkin mempunyai pengalaman sendiri ketika menggunakan WP-CLI, jadi jangan sungkan bagi membagikannya via kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa pun subscribe bagi memperoleh informasi terbaru dari kami seputar dunia teknologi, digital marketing, dan bisnis.


Sumber https://niagahoster.co.id/