DNS Google dan Cara Menggunakannya

By | August 7, 2019

Penyedia lokal Internet Service Provider (ISP) terkadang tak menyediakan layanan Domain Name Server (DNS) yang cepat seperti DNS Google. Malah terkadang malah merancang koneksi menjadi lebih lambat. Karenanya dari itu, Kamu pun perlu mengubah DNS yang disediakan oleh ISP supaya koneksi menjadi yang lebih cepat.

Ketika ini terdapat beberapa penyedia DNS publik yang dapat Kamu gunakan bagi menggantikan DNS bawaan dari ISP, seperti server DNS yang dimiliki oleh Google (Google Public DNS). DNS Google dianggap dapat mempercepat proses browsing dan menyediakan koneksi yang aman.  

Nah, di artikel ini kami akan membahas apa saja DNS publik yang terdapat ketika ini, kenapa perlu mencoba DNS Google, dan bagaimana cara mengganti DNS Kamu dengan DNS Google.

Kenapa DNS itu Urgen?

Protokol DNS adalah sebuah bagian yang urgen dari infrastruktur web. Ibarat jaringan telekomunikasi, DNS adalah sebuah buku telepon yang mempunyai daftar nomor telepon yang terdapat di seluruh dunia. DNS menyimpan seluruh domain yang terdapat di internet.

Ketika Kamu mengunjungi halaman laman, perlengkapan Kamu menjalankan proses pencarian DNS atau yang biasanya dikenal dengan nama DNS lookup. Proses pencarian ini tak dilakukan oleh browser, komputer, atau web server tetapi oleh server DNS di internet. Server DNS ini menolong browser menemukan letak server domain sesuai dengan tempat tinggal IP yang tersimpan. 

Halaman laman yang lumayan kompleks sering sekali membutuhkan beberapa proses pencarian DNS sebelum dimuat. Karenanya dari itu, server DNS mesti powerful supaya proses pencarian menjadi lebih cepat. Apalagi setiap perlengkapan dapat mengerjakan ribuan pencarian DNS setiap hari. Kalau server DNS yang dimanfaatkan jelek tentu saja dapat mempengaruhi kecepatan browsing.

Kamu dapat membaca beberapa informasi terkait dengan DNS lewat artikel apa itu DNS dan beberapa fungsinya.

Kenapa Kamu Perlu Mencoba DNS Google?

Perkembangan teknologi merancang pencarian DNS terus bertambah dan memperlambat proses browsing. Pencarian yang bertambah banyak disebabkan karena halaman laman lebih kompleks dengan mengambil resource yang tersebar di beberapa domain. Hal ini merancang proses pengambilan laman melibatkan banyak proses pencarian yang dilakukan DNS server (DNS Lookup).

Google selaku diantara penyedia search engine terbesar ketika ini meluncurkan layanan DNS yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Google mengimplementasikan beberapa pengembangan di pada segi keamanan, performa, dan beberapa penyesuaian fitur DNS server miliknya.

Server DNS ini lumayan cepat karena infrastruktur Google telah tersebar di seluruh dunia. DNS Google pun menyediakan layanan internet yang lebih aman dan cepat dengan perutean Anycast miliknya.

Ada pun beberapa kelebihan yang dapat Kamu dapatkan antara lain:

1. Mempercepat Browsing

Layanan DNS dari Google menggunakan jaringan anycast server secara global. Ini memungkinkan DNS Google bagi mencari server DNS terdekat dengan pengguna sehingga mempercepat proses pencarian domain di DNS server. 

Selain itu, Google pun menjalankan cara yang dapat menurunkan latency –waktu jeda yang diperlukan bagi memproses paket dari pengirim ke penerima– di pada proses query di server. Selain itu, Google pun mengerjakan beberapa optimasi bagi mengelola cache di infrastruktur miliknya.

2. Meningkatkan Keamanan

Selain kecepatan, DNS Google pun menawarkan keamanan. Diantara masalah yang dialami oleh penyedia DNS publik yaitu kemungkinan layanan mereka dimanfaatkan bagi serangan Denial of Service (DDoS). Selain itu pun dimanfaatkan bagi serangan Amplification atau teknik penerjemahan yang mengeksplisitkan atau memparafrase suatu informasi yang implisit pada bahasa sumber. DNS Google mempunyai fitur yang dapat melindungi pengguna dari bermacam-macam serangan ini, apalagi sekiranya Kamu masih menggunakan perlengkapan dengan versi lama.

3. Memproses Request Tanpa Redirection

Diantara keunggulan dari Google Public DNS yaitu tak mengerjakan redirect ketika laman yang diakses tak ada. DNS yang disediakan oleh ISP terkadang mengerjakan redirect ketika domain atau laman yang diakses sesungguhnya tak ada.

DNS Google tak mengerjakan ini tetapi memberikan hasil query yang sesuai dengan kondisi aslinya. Jadi ketika domain tak terdapat atau kesalahan pada mengetikkan domain, user menerima respon NXDOMAIN yang memberi tahu bahwa user mengakses domain yang tak dikenal, bukan malah mengerjakan redirect seperti DNS server di umumnya.

4. Melingkupi Geografis yang Luas

Untuk DNS tertutup (private DNS) hal ini mungkin tak masalah. Akan tetapi untuk DNS publik, semakin server dekat dengan user semakin kecil latency yang akan mereka dapatkan. Kebalikannya, semakin jauh lokasi user dengan server karenanya semakin tinggi latency yang akan didapatkan. Jadi pemilihan server DNS akan tak jauh dengan lokasi di mana web server berada.

Google Public DNS terdapat di beberapa data center yang terdapat di seluruh dunia. Tentu saja infrastruktur ini pun didukung perutean anycast bagi mengirimkan response dari data center terdekat dengan web server secara geografis.

5. DNS lewat HTTPS

Google public DNS mengoptimalkan akses DNS menggunakan HTTPS atau koneksi DNS dengan enkripsi HTTPS. DNS yang terenkripsi menggunakan HTTPS dapat mencegah kerusakan, penyadapan (spoofing), dan dapat meningkatkan keamanan koneksi yang terjadi antara user dengan Google Public DNS. Aplikasi keamanan ini melengkapi program keamanan sebelumnya (DNSSEC) bagi menyediakan pencarian DNS yang terotentikasi dari ujung ke ujung. 

Cara Menggunakan DNS Google

Di dasarnya bagus di segala program operasi atau perlengkapan yang terhubung dengan internet sama saja, Kamu hanya perlu memasukkan tempat tinggal IP DNS server ke pada pengaturan koneksi yang dimanfaatkan.

IPv4 DNS Google: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4
IPv6 DNS Google: 2001:4860:4860::8888 dan 2001:4860:4860::8844

Namun, setiap perlengkapan punya pengaturan berbeda-beda. Kamu dapat mengaktifkan DNS Google mengikuti strategi di bawah ini sesuai perlengkapan yang Kamu gunakan:

Cara Menggunakan DNS Google di Windows 7,8, dan 10

Pengaturan DNS Google di Windows lumayan gampang karena Kamu hanya perlu mengerjakan beberapa klik saja dan memasukkan tempat tinggal IP DNS server.

Langkah 1. Buka Pengaturan Jaringan

Pertama-tama Kamu perlu membuka pengaturan jaringan yang terdapat di Windows. Klik-kanan icon ‘Network’ kemudian klik “Open the Network and Sharing Center”.

DNS Google dan Cara Menggunakannya

Langkah 2. Buka Pengaturan Koneksi Jaringan

Kemudian klik ‘Change adapter settings’ bagi melihat bermacam-macam macam koneksi yang terdapat. 

DNS Google dan Cara Menggunakannya

Langkah 3. Pilih Koneksi yang Ingin Diubah

Di pada ‘Network Connections’ klik-kanan koneksi yang ingin diubah tempat tinggal IP DNS, pilih “Properties”. Kamu dapat menyesuaikan koneksi mana yang ingin diubah. Biasanya Ethernet adalah sebuah koneksi yang berasal dari jaringan LAN. Sedangkan sekiranya Kamu menggunakan WiFi tinggal sesuaikan saja dengan alternatif yang terdapat.

DNS Google dan Cara Menggunakannya

Langkah 4. Pilih Jenis Koneksi

Di ‘Ethernet Properties’ pilih tab “Internet Protocol Version 4 (TCP / IPv4)” kemudian klik “Properties”.

DNS Google dan Cara Menggunakannya

Langkah 5. Memasukkan Tempat tinggal IP DNS

Langkah terakhir yaitu memasukkan tempat tinggal IP DNS server. Di bagian bawah fitur ‘Internet Protocol Version 4 (TCP / IPv4)’ terdapat pengaturan DNS yang dapat Kamu ubah.

Pilih opsi ‘Use the following DNS server addresses’ kemudian masukkan tempat tinggal IP DNS Google yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Jangan lupa klik “Save” bagi menyimpan konfigurasi yang telah Kamu tambahkan.

DNS Google dan Cara Menggunakannya

Langkah 6. (Opsional) Menjalankan Clear Cache DNS di Windows

Terkadang Kamu perlu mengerjakan proses clear cache DNS supaya informasi yang didapatkan baru, bukan hasil cache yang telah lama. Cache DNS yang telah usang akan memberikan informasi yang tak sesuai ketika mengakses laman.

Kamu dapat mengikuti artikel cara flush DNS bagi membersihkan cache DNS yang terdapat di Windows.

Cara Menggunakan DNS Google di Linux

Kalau menggunakan Linux, langkahnya lumayan singkat, tapi setidaknya Kamu perlu tahu beberapa guna mendasar modifikasi dan mengakses file menggunakan Terminal.

Konfigurasi DNS server di Linux terletak ada di pada resolv.conf. File ini di beberapa distro biasanya diletakkan di folder /etc/resolv.conf yang dapat Kamu akses menggunakan Terminal. Kamu hanya tinggal menambahkan tempat tinggal IP DNS Google ke pada file ini.

Buka Terminal kemudian modifikasi file resolv.conf kemudian tambahkan baris “nameserver 8.8.8.8” tanpa tanda petik dua ke pada file.

DNS Google dan Cara Menggunakannya

Jangan lupa simpan konfigurasi baru tersebut bagi menerapkannya.

Alternatif Server DNS Publik Cuma-cuma 

Kamu kini dimudahkan dengan bermacam-macam macam server DNS yang terdapat secara free atau yang dikenal dengan publik DNS.

Ada banyak sekali alternatif publik DNS yang terdapat ketika ini, seperti OpenDNS, Cloudflare, DNS.Watch, Comodo Secure, dan tentu saja Google Public DNS. Masing-masing layanan mempunyai tempat tinggal IP sendiri dengan bermacam-macam macam fitur yang ditawarkan.

1. OpenDNS

Open DNS adalah sebuah layanan domain yang dikelola oleh Cisco, perusahaan penyedia perlengkapan lunak dan keras yang berhubungan dengan jaringan komputer. Open DNS menggunakan perutean Anycast yang pun digunakan oleh Google Public DNS. Anycast menolong memilih server DNS terdekat sehingga merancang proses browsing menjadi lebih cepat.

Tempat tinggal IP bagi DNS yaitu 208.67.222.222, 208.67.220.220

2. DNS.Watch

DNS.Watch adalah sebuah layanan DNS server free pihak ketiga yang tak mencatat rekam query penggunanya sehingga data Kamu lebih aman. Selain itu, DNS.Watch pun dapat menolong Kamu membuka konten yang dibatasi secara geografis.

Tempat tinggal IP bagi DNS yaitu 84.200.69.80, 84.200.70.40

3. Comodo Secure DNS

Comodo Secure DNS menyediakan server yang tersebar di seluruh dunia sehingga merancang browsing menjadi lebih cepat diperbandingkan menggunakan DNS yang disediakan oleh ISP.

Tempat tinggal IP bagi DNS yaitu 8.26.56.26 8.20.247.20

4. Cloudflare

DNS Cloudflare termasuk layanan DNS yang masih baru. Layanan server DNS ini diluncurkan April 2018. Kamu dapat mengunjungi artikel kami terkait DNS Cloudflare bagi menemukan informasi lebih lengkapnya.

Tempat tinggal IP bagi DNS yaitu 1.1.1.1, 1.0.0.1

5. Quad9 DNS

Quad9 DNS pun adalah sebuah diantara penyedia DNS publik yang lumayan terkenal. DNS server ini mengerjakan pengecekan situs yang dikloning dan memblokirnya sehingga user tak dapat mengaksesnya. Hal ini bagi mengantisipasi penyalahgunaan data dan serangan yang mungkin saja terjadi lewat laman tersebut.

Tempat tinggal IP bagi DNS yaitu 9.9.9.9

6. Verisign

Verisign pun menyediakan layanan DNS publik yang dapat Kamu gunakan. Server DNS yang disediakan oleh Verisign lumayan stabil dan aman. Selain itu Verisign pun mengatakan tak akan pernah menjual rekam pencarian Kamu dan tetap aman di server mereka.

Tempat tinggal IP bagi DNS yaitu 64.6.64.6, 64.6.65.6

Penutup

Ada terdapat bermacam-macam macam server DNS publik yang terdapat ketika ini. Diantara yang disarankan yaitu Google Public DNS. Kamu dapat memperoleh jaminan keamanan dan kecepatan sekiranya menggunakan layanan DNS publik ini. Pengaturannya pun lumayan gampang di bermacam-macam program operasi. Tinggal sesuaikan saja dengan yang Kamu gunakan.

Selain Google, ada penyedia server DNS alternatif lain seperti Cloudflare, OpenDNS, Verisign, Quad9 DNS, dan lain sebagainya. Kamu dapat mencoba bermacam-macam macam server DNS ini dan tentukan mana yang sangat cocok dengan keperluan yang Kamu inginkan.

Hingga di sini artikel DNS Google dan cara menggunakannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Kamu. Kalau masih mempunyai beberapa pertanyaan silakan tinggalkan lewat kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa subscribe bagi memperoleh informasi terbaru mengenai teknologi, digital marketing, dan bisnis. 


Sumber https://niagahoster.co.id/