Memahami Perbedaan MySQL dan MySQLi

By | July 24, 2019

Jikalau Sahabat sedang memaksimalkan bahan lunak dan ingin menggunakan MySQL, ada baiknya jikalau mengetahui perbedaan MySQL dan MySQLi terlebih dahulu. Keduanya adalah sebuah jenis ekstensi yang dimanfaatkan bagi menghubungkan program dengan database MySQL Server.

Selain membahas perbedaan MySQL dan MySQLi, artikel ini pun akan membahas guna maupun cara menggunakan MySQLi  pada bahasa pemrograman tertentu. 

Baca pun: Pengertian MySQL, Fungsi, dan Cara Kerjanya (Lengkap)

Apa Itu MySQLi dan Fungsinya?

Pada bahasa pemrograman (khususnya PHP), jikalau Sahabat menggunakan MySQL, terdapat dua extension yang dapat Sahabat gunakan, yaitu MySQL extension dan MySQLi extension. Keduanya sama-sama menghubungkan MySQL dengan bahasa pemrograman yang Sahabat gunakan.

Pemakaian MySQL extension ketika ini telah tak direkomendasikan. Karenanya dari itu dikenalkan MySQLi extension selaku penggantinya. Pengembangan MySQLi bertujuan bagi mendukung beragam macam fitur terbaru MySQL server versi 4.1 dan setelahnya.

Tipe Komunikasi Antara PHP Dengan Database

Sebelum membahas soal perbedaan MySQL dan MySQLi, ada baiknya bagi memahami tipe-tipe komunikasi antara PHP dan database.

Ketika Sahabat ingin menghubungkan database ke MySQL, setidaknya ada empat koneksi yang dapat dimanfaatkan yaitu menggunakan API, Connector, Extension, dan Driver.

Baca pun: 9+ Framework PHP Terbaik untuk Developer

Apa Itu Connector?

Di dokumentasi MySQL, connector mengarah di sebuah bagian dari bahan lunak yang memungkinkan program Sahabat terkoneksi dengan server database. MySQL menyediakan connector bagi beragam macam bahasa pemrograman, salah satunya di antaranya ialah PHP.

Sahabat perlu menuliskan baris kode PHP bagi menjalankan beragam aktivitas jikalau ingin menghubungkan program dengan database server, seperti mengkoneksikan program dengan server database, mengerjakan query ke database dan beberapa hal yang berhubungan dengan guna database.

Apa Itu API?

API (Application Programming Interface) adalah sebuah sebuah class, sistem, guna, dan variabel yang dibutuhkan sebuah program bagi meminta program lain bagi mengerjakan fungsi. Di kasus PHP dan MySQL, API dimanfaatkan bagi mengomunikasikan PHP dengan database yang terdapat di MySQL menggunakan PHP extensions.

Mengembangan program PHP terkadang membutuhkan koneksi dengan MySQL server. Sahabat tak perlu khawatir karena di PHP terdapat beberapa opsi API yang terdapat. Sahabat hanya tinggal menyesuaikannya dengan program yang sedang dikembangkan.

Apa Itu Driver?

Driver adalah sebuah sebuah bahan lunak yang didesain bagi berkomunikasi dengan database server yang spesifik. Atau, terkadang beberapa pengguna menyebutkan selaku library, seperti MySQL Client Library atau MySQL Native Driver. Bermacam-macam macam library ini diimplementasikan di protokol low-level yang dimanfaatkan bagi berkomunikasi dengan server database MySQL.

Diantara jenis driver yang terdapat di PHP ialah PHP Data Object (PDO).

Baca pun: Cara Membuat CRUD Dengan PHP Dan MySQL

Apa Itu Extension?

Selain API dan Connector, PHP pun menyediakan extension. Seorang PHP Developer menggunakan extension bagi memanfaatkan fasilitas yang terdapat di pada MySQL server. Ada beberapa ekstensi yang terdapat di PHP yaitu MySQL Extension dan MySQLi Extension yang diimplementasikan menggunakan framework PHP extension.

Perbedaan MySQL dan MySQLi di PHP

Memahami Perbedaan MySQL dan MySQLi
Sumber: www.wikipedia.com

Jadi di antara keempat cara berkomunikasi antara PHP dengan MySQL di atas, bagus MySQL maupun MySQLi adalah sebuah bagian dari extension yang disediakan oleh PHP supaya dapat terhubung dengan MySQL.

PHP MySQL extension adalah sebuah sebuah extensi yang didesain bagi menyediakan tampilan yang procedural yang dikembangkan bagi MySQL server dengan versi 4.1.3 ke bawah. Di versi 4.1.3 ke atas extension ini pun dapat dimanfaatkan, tapi tak segala fitur yang terdapat di MySQL server terdapat di sana.

Sedangkan PHP MySQLi extension lazim dikenal dengan pengembangan MySQL (MySQL improved extension). Extension ini dikembangkan supaya pengembang program yang ingin menggunakan MySQL dapat menggunakan fitur barunya secara penuh.

Ada beberapa keuntungan yang dapat Sahabat dapatkan ketika menggunakan MySQLi, antara lain:

  • Tampilan yang object-oriented
  • Mendukung prepared statement
  • Support multiple statement
  • Mendukung proses transaksi
  • Pengembangan kemampuan debugging
  • Dukungan embedded server

Supaya lebih jelas lagi, berikut ini adalah sebuah sekilas perbedaan fitur antara MySQL dengan MySQLi.

Dukungan Fitur MySQLi MySQL
Versi PHP 5.0 3.0
Termasuk PHP 5 Ya Ya
MySQL Development Status Active Development Hanya Maintenance
Direkomendasikan MySQL Bagi Project baru Yes No
API Mendukung Charset Yes No
API Mendukung Server-side Prepared Statements Yes No
API Mendukung Client-side Prepared Statements No No
API Mendukung Stored Procedures Yes No
API Mendukung Multiple Statements Yes No
Mendukung Seluruh  Yes No

Cara Menggunakan MySQLi

Tak ada perbedaan yang signifikan di antara pemakaian MySQLi extension dengan MySQL extension. Seluruh guna yang dimanfaatkan hampir sama.

Contohnya saja ketika ingin membangun koneksi antara MySQL server. Jikalau Sahabat menggunakan MySQL extension, guna yang dimanfaatkan ialah “mysql_connect()”. Bagaimana jikalau ingin menggunakan MySQLi extension? Sahabat lumayan menambahkan huruf ‘i’ di belakangnya saja menjadi “mysqli_connect()”. Sama halnya dengan fungsi-fungsi lain yang terdapat di MySQL extension.

Selain penambahan huruf ‘i’, ada sedikit perbedaan peletakan argumen di pada MySQLi extension. Jikalau menggunakan MySQL extension, pemakaian argumen diletakkan di ahir baris. Sedangkan jikalau Sahabat menggunakan MySQLi, argumen diletakkan di awal baris.

Contohnya ketika Sahabat ingin mengakses diantara tabel di MySQL server.

Jikalau Sahabat menggunakan MySQL extension, baris kode yang ditulis seperti ini.

mysql_query(“SELECT * FROM karyawan_niagahoster”, $link)

Sedangkan jikalau menggunakan MySQL, baris kode yang ditulis seperti ini.

mysqli_query($link, “SELECT * FROM karyawan_niagahoster”)

Jadi argumen “$link” berpindah posisi dari depan ke belakang, seperti itu pula dengan argumen-argumen lain di MySQL server.

Baca pun: Cara Melakukan Koneksi Database ke MySQL

Perbedaan Object Oriented dan Procedural

MySQLi mempunyai dua tipe pemakaian, yaitu object-oriented dan procedural.

Jikalau sebelumnya telah menggunakan MySQL dan ingin migrasi menggunakan MySQL, ada dua alternatif yang dapat Sahabat gunakan, yaitu menggunakan object oriented dan procedural. Sahabat lumayan memilih diantara yang lebih gampang dengan program yang sedang dikembangkan.

  • MySQLi Tipe Procedural

Cara penulisan ini mirip dengan MySQL extension. Jadi penulisan guna yang dimanfaatkan sama dengan pemakaian fungsi-fungsi ketika mengakses database.

Contohnya sama dengan yang telah dibahas tadi, yaitu ketika MySQL extension menggunakan “mysql_connect()”, di MySQL extension menggunakan “mysqli_connect()”.

  • MySQL Tipe Object Oriented

Jikalau menggunakan cara penulisan ini, penggunaannya mesti sesuai dengan aturan pemrograman dengan menggunakan objek (object oriented programming) agar dapat menghubungkan program dengan MySQL server.

Contohnya ketika Sahabat ingin menghubungkan program dengan MySQL server. Manfaat yang Sahabat tulis ialah “mysql_connect()” ketika menggunakan MySQL extension, sedangkan jikalau menggunakan MySQLi dengan penulisan dengan menggunakan objek menjadi “$mysqli->query”.

Sahabat dapat menggunakan diantara cara ini bagi menuliskan MySQLi di pada bahasa pemrograman yang dimanfaatkan.

Baca pun: Pengertian PHP dan Fungsinya

Penutup

Secara umum, guna dari MySQL extension maupun MySQLi extension sama. Keduanya adalah sebuah alat tambahan yang dimanfaatkan bagi menghubungkan program dengan database MySQL Server. Namun, MySQL dan MySQLi mempunyai perbedaan yang lumayan signifikan sehingga Sahabat perlu berhati-hati ketika memutuskan akan menggunakan salah satunya.

Perbedaan MySQL dan MySQLi ialah tipe dukungan yang disediakan. Jikalau MySQL hanya mendukung MySQL server hingga di versi 4.1.3, MySQLi dapat dimanfaatkan hingga dengan versi sangat baru. Fiturnya pun lebih banyak dapat dimanfaatkan ketika menggunakan MySQLi diperbandingkan menggunakan MySQL.

Semoga artikel perbedaan MySQL dan MySQLi dapat bermanfaat bagi Sahabat. Jikalau masih ada pertanyaan silakan meninggalkan komentar via kolom di bawah ini. Jangan lupa pun subscribe bagi memperoleh informasi terbaru mengenai dunia digital marketing, teknologi, dan bisnis dari kami.


Sumber https://niagahoster.co.id/