Menambahkan website di VestaCP

By | October 29, 2020

Menginstall VestaCP dalam VPS adalah hal yang bisa dikatakan mudah dan sekarang tentu kita ingin menggunakannya kan? Nah… kita harus menambahkan informasi mengenai website yang ingin dihosting dalam VestaCP dan setelah tinggal mengupload file – filenya juga sedikit setting database MySQL. Selesai. 🙂

Mari kita mulai dengan mengakses control panel dari Vesta yang kita ketahui dari informasi di akhir proses instalasinya. Secara singkat anda bisa membuka halaman loginnya lewat alamat IP server ditambahkan port 8083, misal: 192.168.1.1:8083. Kemudian masukkan username dan password admin yang telah dibuat otomatis sebelumnya. Jangan sampai hilang lho, nanti terpaksa mengulangi instalasinya lagi.

Menambahkan website di VestaCP

Nanti halaman utama panel kendali Vesta akan muncul. Anda bisa tetap menggunakan akun admin atau saya anjurkan agar membuat user baru, ini lebih aman. Saya ingatkan ini masih menggunakan setting paket hosting default, anda bisa mengubahnya tapi menurut saya tidak perlu kalau cuma digunakan sendirian VPSnya. Nah… silahkan pindahkan ke bagian WEB dan klik icon plus di sebelah kiri, nanti akan muncul teks ADD WEB DOMAIN.

Menambahkan website di VestaCP

Isikan nama domain anda dan kalau server anda memiliki lebih dari satu public IP bisa dipilih disini. Mungkin anda heran kenapa saya tidak mengaktifkan fitur DNS Support dan Mail Support. Ini memang saya sengaja karena saya lebih percaya kualitas DNS hosting dan Email hosting eksternal. Kalau DNS hosting domain saya sama dengan VPSnya dan ada masalah maka semua situs saya akan down tidak bisa diakses. Sedangkan kalau Email hosting agak bermasalah untuk alamat IP baru, sering dianggap spam kalau belum memiliki reputasi. Ini pendapat pribadi lho ya.

Menambahkan website di VestaCP

Selanjutnya jangan lupa membuat user untuk FTP, jadi klik Advanced Options dan geser ke bagian paling bawah. Anda akan menemukan Additional FTP, beri centang dan isikan apa username dan passwordnya (klik Generate untuk otomatis membuatnya). Pada opsi tingkat lanjut anda bisa mengaktifkan dukungan SSL juga kalau membutuhkan.

Menambahkan website di VestaCP

Klik Add untuk menambahkan website tersebut dan selesai sudah. Semestinya anda akan menemukan halaman default VestaCP saat mengakses alamat situsnya. Tapi belum selesai lho prosesnya, kecuali situs anda hanya statis bukan dinamis seperti menggunakan WordPress/Drupal/Joomla dan sebagainya.

Langkah terakhir adalah membuat database MySQL untuk website anda, langsung saja klik menu DB diatas. Anda akan menemukan icon yang sama saat menambahkan domain, klik saja simbol plusnya akan muncul ADD DATABASE. Catatan saja, dari halaman ini anda bisa mengakses phpMyAdmin kalau anda membutuhkan manipulasi database MySQL suatu saat.

Menambahkan website di VestaCP

Tinggal isikan apa nama databasenya, kemudian username dan kata sandinya. Sisanya biarkan default tidak masalah dan klik ADD untuk menambahkan basis data barunya.

Menambahkan website di VestaCP

Setelah itu tinggal anda upload data – datanya lewat FTP, tampilan defaultnya akan seperti berikut. Saya sedang mengupload file – file untuk instalasi WordPress.

Menambahkan website di VestaCP

Mengupload file – filenya di direktori public_html ya. Saya juga anjurkan anda menghapus file index.html default VestaCP supaya tidak mengganggu.

Oh ya, kalau anda menggunakan DNS server milik VestaCP sendiri maka perlu mengarahkannya ke nameserver yang anda buat dalam konfigurasi admin. Tapi kalau anda memakai layanan DNS hosting eksternal maka tinggal melakukan pointing nameserver ke alamat IP server anda dengan tipe A Record.

Kalau kurang jelas atau ada pertanyaan silahkan diajukan di komentar, saya akan bantu sebaik mungkin. Semoga bermanfaat. 🙂


Sumber https://servernesia.com