Mengenal nano editor teks di Linux

By | September 23, 2020

Kali ini bukan membahas permen nano – nano yang campur aduk rasanya melainkan niat saya memperkenalkan nano sebagai editor teks di Linux. Kenapa? Ya, saya heran saja kadang ada beberapa tutorial yang menyarankan penggunaan vim untuk mengedit file teks padahal cukup sulit kalau masih awam dan ada cara yang lebih mudah di Linux. Bukan karena vim bukan tool yang bagus, tapi kalau perubahannya kecil maka lebih cepat memakai nano untuk memodifikasinya.

Apalagi nano hampir pasti ada di setiap distro Linux tanpa perlu menginstall lagi, lebih tepatnya saya belum menemukan ada distro Linux populer yang tidak memasangnya secara default. Setidaknya di Debian, Ubuntu, dan CentOS selalu ada.

Bagaimana cara menggunakan nano? Standar saja seperti perintah lain di Linux yaitu diawali kata nano disusul nama filenya:

nano /etc/php.ini

Disini saya mencontohkan mengedit file konfigurasi PHP dengan nama file php.ini.

Nanti akan terbuka tampilan baru berisi tulisan yang ada dalam file tersebut:

  GNU nano 2.0.9                  File: /etc/php.ini                                           

; Production Value: 60 (60 seconds)
; http://www.php.net/manual/en/info.configuration.php#ini.max-input-time
max_input_time = 60

; Maximum input variable nesting level
; http://www.php.net/manual/en/info.configuration.php#ini.max-input-nesting-level
;max_input_nesting_level = 64

; Maximum amount of memory a script may consume (128MB)
; http://www.php.net/manual/en/ini.core.php#ini.memory-limit
memory_limit = 128M

;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
; Error handling and logging ;
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;

^G Get Help ^O WriteOut ^R Read File ^Y Prev Page ^K Cut Text ^C Cur Pos
^X Exit ^J Justify ^W Where Is ^V Next Page ^U UnCut Text ^T To Spell

Untuk navigasinya gunakan tombol arah panah di keyboard, dan langsung ketikkan seperti biasa untuk mengubah isinya. Yang bikin bingung kalau belum pernah pakai nano adalah bagaimana cara menyimpan filenya kalau sudah selesai edit? Tekan tombol CTRL+O dan lanjutkan dengan ENTER kalau nama filenya tetap. CTRL+C untuk membatalkan prosesnya.

Bila ingin membaca saja tanpa mengedit maka yang membuat garuk – garuk kepala adalah bagaimana cara keluar dari mode text nano? Nah ini tekan saja CTRL+X. Begitu saja kok.

Yang tidak kalah penting adalah kalau anda ingin langsung menuju bagian tertentu dalam file atau sedang mencari kata tertentu. Ini bisa memanfaatkan fitur pencariannya dengan menekan CTRL+W, ketikkan kata yang dicari dan ENTER.

Sudah, cuma 3 hotkey diatas saja yang saya hapal dan rutin gunakan. 🙂


Sumber https://servernesia.com