Monitor bandwidth dengan iptables

By | August 17, 2019

Nambah ilmu lagi saya, ternyata iptables selain selaku firewall dan karena fungsinya bagi mengatur trafik dengan kriteria tertentu karenanya setiap paket data pun aliran bandwidth akan dihitung. Karenanya dari itu jelas dapat kita manfaatkan selaku monitor bandwidth (amat) sederhana. Cocok bikin yang tak ingin menginstall program tambahan atau ngecek panel VPSnya. 😀

Seketika saja eksekusi command ini:

iptables -L -n -v

Nanti akan muncul informasi seperti ini:

Chain INPUT (policy ACCEPT 8556K packets, 5947M bytes)
pkts bytes target prot opt in out source destination
2434K 385M fail2ban-ssh tcp -- * * 0.0.0.0/0 0.0.0.0/0 multiport dports 22

Chain FORWARD (policy ACCEPT 0 packets, 0 bytes)
pkts bytes target prot opt in out source destination

Chain OUTPUT (policy ACCEPT 8078K packets, 10G bytes)
pkts bytes target prot opt in out source destination

Chain fail2ban-ssh (1 references)
pkts bytes target prot opt in out source destination
1999K 358M RETURN all -- * * 0.0.0.0/0 0.0.0.0/0

Dimana secara sederhananya akan dipantau per peraturannya. Yang kalau sahabat mau dapat lebih spesifik lagi per port tapi perlu modifikasi peraturan yang digunakan, bukan hal yang sarankan. Dan ini hitungannya per sesi iptables aktif, jadi kalau direstart akan kembali 0.

Nah kalau sahabat membutuhkan detail yang lebih manusiawi bacanya saya sarankan gunakan saja vnstat yang memang tujuannya melaporkan pemakaian bandwidth di Linux. Jadi pembahasan kali ini cuma mengatakan kalau iptables itu dapat mengukur konsumsi bandwidth tapi bukanlah alat yang tepat saja.


Sumber https://servernesia.com