Perbedaan HTTP dan HTTPS Serta Fungsinya

By | May 23, 2019

Mungkin Kamu sering memperhatikan ketika mengakses domisili blog, terdapat dua link yang berbeda yaitu HTTP dan HTTPS. Sebetulnya, apa sih perbedaannya ?

Di artikel ini, Rumahweb akan mengajak Kamu mengetahui perbedaan HTTP dan HTTPS dan juga fungsinya. Serta keuntungan apa yang didapat apabila memakai  HTTPS di blog.

1. Pengertian HTTP dan HTTPS

HTTP

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) yakni protokol jaringan program yang digunakan bagi sisfo terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hypermedia. [Wikipedia]

Pengertian lain dari HTTP yakni seperangkat aturan bagi mentransfer file (teks, gambar, suara, video, dan seluruh file multimedia lainya) di World Wide Web. Setelah pengguna web membuka browser web mereka, secara tak seketika mereka menggunakan HTTP.

HTTP yakni protokol program yang berjalan di atas protokol TCP / IP dari protokol (protokol basic bagi Internet). [techtarget.com]

HTTPS

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) yakni versi aman dari HTTP yang dilapisi SSL/TLS, selaku protokol komunikasi data di World Wide Web. Dengan protokol HTTPS memungkinan komunikasi data antara web klien dan web server terenkripsi. Port yang digunakan di HTTPS yakni 443.

2. Cara Kerja HTTP dan HTTPS

HTTP

HTTP yakni protokol bagi komunikasi data antara klien dan server. Sebuah klien (Web browser) menjalankan permintaan/request dengan menghubungkan ke port tertentu (biasanya port 80) ke sebuah server webhosting.

Secara singkat, berikut cara kerja protokol HTTP:

  • Klien HTTP (Web browser) merancang sambungan (dengan klik tautan hyperlink atau mengetik URL di browser) dan mengirimkan permintaan dokumen kepada server webhosting.
  • Daemon HTTP di server webhosting tujuan menerima permintaan dan mengirim kembali file yang diminta atau file yang terkait dengan permintaan tersebut kepada klien HTTP (Web browser). (Halaman Web sering terdiri dari lebih dari satu file).

HTTPS

Cara kerja HTTPS dengan HTTP sebetulnya tak jauh berbeda. Hanya di bagian validasi HTTPS yang digunakan di blog apakah valid atau tak (proses ini dinamakan SSL Handshake).

Apabila valid blog akan menampilkan HTTPS:// dengan gembok hijau atau nama perusahaan blog. Apabila tak valid akan ada peringatan situs tak aman. (Lihat gambar dibawah).

Perbedaan HTTP dan HTTPS Serta Fungsinya
HTTPS valid – Di situs Rumahweb.com

 

Perbedaan HTTP dan HTTPS Serta Fungsinya
HTTPS tak valid

 

Apabila telah valid akan dibangun sesi antara web klien dan web server bagi merancang koneksi aman. Sehingga data yang dikirim dari web browser ke web server terenkripsi.

3. Perbedaan dan Keuntungan HTTP dan HTTPS

  • Port default yang digunakan di HTTP yakni 80, sedangkan HTTPS 443
  • Transmisi data di HTTP tak aman karena tak terenkripsi. Sedangkan di HTTPS aman, karena dienkripsi.

Perlu diingat, keamanan di web klien pun perlu diperhatikan bagi menghindari virus, keylogger, atau semua macam yang dapat merancang data bocor kepihak lain.

  • SEO. Ketika ini hasil pencarian dimesin pencari (terutama Google) akan mengutamakan website yang telah memakai HTTPS bagi ditampilkan.
  • Keamanan. Transmisi data antara web klien dengan web server dienkripsi.
  • Terpercaya. Membangun blog Kamu terpercaya. Dengan kepercayaan dari customer, tak ayal lagi, konversi pengunjung menjadi customer menjadi lebih gampang dan revenue Kamu pun terdongkrak.

4. Cara Memasang HTTPS

Agar url di blog terdapat HTTPS, Kamu perlu menginstall SSL dihosting. Rumahweb telah support freeSSL pada layanan Cloud Hosting paket Profesional keatas, Unlimited Hosting, dan pun WordPress Hosting. Berikut cara memasang/installnya.

  • Di Cloud dan Unlimited Hosting, sebetulnya freeSSL telah otomatis terinstall beberapa jam setelah domain hosting aktif. Namun, bila belum pun aktif karena suatu hal, berikut panduan memasangnya:

Mengaktifkan SSL gratis menggunakan AUTOSSL di cPanel

  • WordPress Hosting:

Instalasi SSL Gratis pada Plesk Panel 12.5

Apabila Kamu tak ingin memakai SSL free, kami menyediakan SSL berbayar dari GlobalSign, yang dapat disimak dihalaman berikut:

SSL Certificate Murah

Cara install SSL berbayar berbeda dengan SSL free. Ada tahap-tahap yang mesti dilakukan setelah order SSL hingga terpasang diwebhosting. Berikut cara install di cPanel dan Plesk Panel:

  • Cara install SSL berbayar tersebut di cPanel:

Panduan Installasi SSL di cPanel

  • Cara install SSL berbayar tesebut di Plesk Panel:

Pemasangan SSL di WordPress Hosting

5. Mengubah HTTP ke HTTPS

Apabila Kamu telah menginstall SSL bagus freeSSL atau SSL berbayar dihosting, silakan dilakukan pengetesan. Ketika diakses ke nama blog apakah telah otomatis keredirect ke https:// atau belum. Apabila belum, silakan pengaturan force https dengan mengikuti panduan berikut:

Setting Force HTTPS Menggunakan .htaccess

Kesimpulan

https amat dibutuhkan di sebuah blog bagi SEO, trust, dan keamanan trasmisi data antar klien dan server. Ketika ini blog yang telah memakai https amat diutamakan muncul di hasil pencarian dimesin pencari, terutama Google.

Demikian artikel Rumahweb mengenai mengenal perbedaan http dan https.  Telah dapat ilustrasi bukan, mengenai pentingnya menyertakan https atau SSL di blog Kamu. Apabila blog Kamu belum terpasang SSL, silakan segera memasangnya 🙂


Sumber https://www.rumahweb.com