Review MegaVZ: Layanan NAT VPS yang tidak mengecewakan

By | October 19, 2020

Kali ini saya akan melakukan review dari MegaVZ yang menawarkan jenis NAT Virtual Private Server, dan masih satu pengelola dengan EvoBurst Solutions jadi kualitasnya cukup bagus. VPS jenis NAT (Network Address Translation) ini adalah solusi dari sudah mulai langkanya alamat IPv4 dengan memanfaatkan alamat IPv6 yang bisa dikatakan tidak akan habis terpakai walau diberikan ke setiap makhluk hidup di bumi (katanya lho). 🙂

Mari kita mulai dari spesifikasi VPS MegaVZ yang didapatkan dan harganya: Untuk RAM 256MB, HDD 4GB, Bandwidth 500GB cukup dengan membayar 4.50 € per tahunnya, walaupun CPU corenya cuma satu tapi tergantung tujuannya bisa dikatakan cukup kok.

Review MegaVZ: Layanan NAT VPS yang tidak mengecewakan

Oh ya, untuk yang lebih murah lagi ada jenis dari NanoVZ, tapi spesifikasinya akan lebih terbatas lagi.

Catatan: Sekarang MegaVZ dan NanoVZ sudah digabung menjadi satu pada Virtwire Global, dan jenisnya bisa diorder pada VPS NAT.

Sekarang sedikit benchmark, seberapa mampukah performa VPS ini dan bagaimana konektivitasnya. Bisa nangis kalau ternyata mengecewakan bukan? Walau kita tidak boleh menyamakan dengan VPS yang tidak seimbang secara harga tapi setidaknya ada batas minimal.

Ini hasil benchmark dari FreeVPS:

root@servernesia: # wget freevps.us/downloads/bench.sh -O - -o /dev/null|bash
CPU model : Intel(R) Xeon(R) CPU L5520 @ 2.27GHz
Number of cores : 1
CPU frequency : 1600.000 MHz
Total amount of ram : 256 MB
Total amount of swap : 128 MB
System uptime : 16 days, 16:31,
Download speed from CacheFly: 93.7MB/s
Download speed from Coloat, Atlanta GA: 28.6MB/s
Download speed from Softlayer, Dallas, TX: 16.5MB/s
Download speed from Linode, Tokyo, JP: 11.7MB/s
Download speed from i3d.net, Rotterdam, NL: 8.46MB/s
Download speed from Leaseweb, Haarlem, NL: 11.2MB/s
Download speed from Softlayer, Singapore: 5.88MB/s
Download speed from Softlayer, Seattle, WA: 338KB/s
Download speed from Softlayer, San Jose, CA: 72.2MB/s
Download speed from Softlayer, Washington, DC: 1.31MB/s
I/O speed : 576 MB/s

Dan ini dari UnixBench untuk menguji performanya:


# # # # # # # ##### ###### # # #### # #
# # ## # # # # # # # ## # # # # #
# # # # # # ## ##### ##### # # # # ######
# # # # # # ## # # # # # # # # #
# # # ## # # # # # # # ## # # # #
#### # # # # # ##### ###### # # #### # #

Version 5.1.3 Based on the Byte Magazine Unix Benchmark

Multi-CPU version Version 5 revisions by Ian Smith,
Sunnyvale, CA, USA
January 13, 2011 johantheghost at yahoo period com


1 x Dhrystone 2 using register variables 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Double-Precision Whetstone 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Execl Throughput 1 2 3

1 x File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks 1 2 3

1 x File Copy 256 bufsize 500 maxblocks 1 2 3

1 x File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks 1 2 3

1 x Pipe Throughput 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Pipe-based Context Switching 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Process Creation 1 2 3

1 x System Call Overhead 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Shell Scripts (1 concurrent) 1 2 3

1 x Shell Scripts (8 concurrent) 1 2 3

========================================================================
BYTE UNIX Benchmarks (Version 5.1.3)

System: servernesia: GNU/Linux
OS: GNU/Linux -- 2.6.32-042stab108.6 -- #1 SMP Thu Jul 9 13:40:24 MSK 2015
Machine: i686 (i686)
Language: en_US.utf8 (charmap=ANSI_X3.4-1968, collate=ANSI_X3.4-1968)
CPU 0: Intel(R) Xeon(R) CPU L5520 @ 2.27GHz (4533.4 bogomips)
Hyper-Threading, x86-64, MMX, Physical Address Ext, SYSENTER/SYSEXIT, SYSCALL/SYSRET, Intel virtualization
20:47:12 up 16 days, 16:56, 1 user, load average: 0.43, 0.16, 0.06; runlevel 5

------------------------------------------------------------------------
Benchmark Run: Sat Sep 26 2015 20:47:12 - 21:16:05
1 CPU in system; running 1 parallel copy of tests

Dhrystone 2 using register variables 16247560.9 lps (10.0 s, 7 samples)
Double-Precision Whetstone 2622.6 MWIPS (10.0 s, 7 samples)
Execl Throughput 3463.2 lps (29.6 s, 2 samples)
File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks 404254.0 KBps (30.0 s, 2 samples)
File Copy 256 bufsize 500 maxblocks 130468.7 KBps (30.0 s, 2 samples)
File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks 1008987.8 KBps (30.0 s, 2 samples)
Pipe Throughput 1041361.6 lps (10.0 s, 7 samples)
Pipe-based Context Switching 168261.1 lps (10.0 s, 7 samples)
Process Creation 7381.2 lps (30.0 s, 2 samples)
Shell Scripts (1 concurrent) 4559.6 lpm (60.0 s, 2 samples)
Shell Scripts (8 concurrent) 675.3 lpm (60.1 s, 2 samples)
System Call Overhead 1402706.6 lps (10.0 s, 7 samples)

System Benchmarks Index Values BASELINE RESULT INDEX
Dhrystone 2 using register variables 116700.0 16247560.9 1392.3
Double-Precision Whetstone 55.0 2622.6 476.8
Execl Throughput 43.0 3463.2 805.4
File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks 3960.0 404254.0 1020.8
File Copy 256 bufsize 500 maxblocks 1655.0 130468.7 788.3
File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks 5800.0 1008987.8 1739.6
Pipe Throughput 12440.0 1041361.6 837.1
Pipe-based Context Switching 4000.0 168261.1 420.7
Process Creation 126.0 7381.2 585.8
Shell Scripts (1 concurrent) 42.4 4559.6 1075.4
Shell Scripts (8 concurrent) 6.0 675.3 1125.4
System Call Overhead 15000.0 1402706.6 935.1
========
System Benchmarks Index Score 864.7

Selalu online atau tidak? Walau saya belum lama menggunakan VPS ini tapi selama saya menggunakan belum ada masalah, dari hasil cek uptime juga selalu hidup bisa diakses.

Bagaimana kualitas supportnya? Masih setara dengan kualitas EvoBurst, jadi dalam maksimal 1×24 jam sudah akan dibalas pertanyaan anda. Tapi rata – rata 1-3 jam dari pengalaman saya. Oh ya, ini unmanaged VPS jadi anda tidak akan dibantu menginstall atau memperbaiki kalau ada masalah yang bukan tanggung jawab providernya. Apalagi ini NAT VPS yang cuma bisa dipakai IPv6 dan untuk IPv4nya berbagi dengan VPS – VPS lainnya. Tapi anda bisa mengaktifkan reverse proxy semisal anda menggunakannya untuk web server.

Secara pribadi MegaVZ ini adalah pertama kalinya saya memakai produk server yang diberi IPv6 untuk aksesnya, jadi cukup belajar juga apa bedanya dengan yang biasa. Tapi akhirnya sama mudahnya kok.

Saya mendapatkan hibah MEGAVZ256 dengan lokasi Los Angeles dari anggota forum LowEndBox. Tidak berharap banyak tapi akhirnya cukup puas juga. 😀 Karena murahnya ini malah lebih baik digunakan untuk layanan OpenVPN pribadi tampaknya, secara resource tidak butuh banyak tapi bandwidth perlu cukup besar. Atau mencoba belajar VPS seperti setting DNS server, Mail Hosting, High-Availability dan masih banyak lagi.


Sumber https://servernesia.com